Home

Welcome!

PT Graha Banten Lampung Sejahtera

proudly present:

SUNDA STRAIT STRATEGIC AREA INFRASTRUCTURE
DEVELOPMENT WEBSITE

CopyRight © 2009 PT. GBLS.

All rights Reserved.

March 2019 April 2019
Su Mo Tu We Th Fr Sa
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

Who's Online

We have 14 guests online

Statistics

Content View Hits : 2624059

Statistik Pengunjung

Locations of visitors to this page
   

TW: Siapapun Pelaksananya yang Penting JSS Dibangun

Jakarta - Pemilik Artha Graha Network Tomy Winata mengaku akan selalu bersikap patuh dan loyal terhadap apapun keputusan resmi pemerintah pusat dan juga Pemda Lampung dan Banten. Hal ini terkait rencana revisi Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS), yang akan diputuskan hari ini.

Menurutnya apapun yang terjadi, sebagai bagian dari pemrakarsa JSS/KSISS, ia akan loyal menyesuaikan Perpres soal JSS. Tomy menganggap, aturan itu harus secara syah dan legal, demi kredibilitas Pemerintah dan presiden.

"Sikap ini kami ambil demi suksesnya pembangunan KSISS/JSS oleh siapapun pelaksananya yang dipercaya Pemerintah pusat/Pemprov, agar rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Lampung/Banten terangkat kesejahteraannya," kata Tomy kepada detikFinance, Minggu malam (15/7/2012)....

Sumber :

http://finance.detik.com/read/2012/07/16/095426/1966007/4/tw-siapapun-pelaksananya-yang-penting-jembatan-selat-sunda-dibangun

Jembatan Selat Sunda Dibangun Akhir 2008
User Rating: / 1
PoorBest 
Breaking News

SABTU, 05/04/2008

JAKARTA (SINDO) ? Tanda-tanda keseriusan pemerintah untuk mempercepat pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) mulai terlihat.

Menurut rencana, tim khusus yang akan mengurus pembangunan jembatan penghubung Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera tersebut. Targetnya sebelum pada akhir 2008 tim ini sudah terbentuk. Pemerintah berencana membentuk tim khusus percepatan pembangunan proyek JSS sebelum akhir 2008.

?Feeling saya tahun ini (pembentukan badan/timnya) sudah selesai. Namanya, apakah bentuknya badan ataupun tim saya nggak tahu. Yang ngurusin Pak Lambok (Deputi Bidang Hukum Setneg),? ujar Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedy S Priatna di Jakarta kemarin.

Menurut Deddy, badan/tim tersebut bertugas menampung setiap usulan serta berbagai permasalahan terkait percepatan pembangunan proyek JSS. Keanggotaan tim bersifat lintas sektoral sesuai banyaknya aspek yang terkait dalam pembangunan itu, seperti Departemen Pekerjaan Umum (PU), PT PLN (Persero), Departemen ESDM, PT KAI, dan Departemen Perhubungan (Dephub).

?Kalau belum ada timnya seperti sekarang, orang kan bingung, Selat Sunda kalau mau ngurus ke siapa perginya? Ke PU? PU kan hanya jembatannya. Padahal, itu ada tol, ada kereta api, ada listrik, gas, dan kawasan. Jadi, itu lintas sektor, lintas departemen,? kata Deddy. Dalam catatan SINDO, pertengahan 2005 Pemerintah Provinsi Lampung dan Banten sepakat membangun jembatan yang menghubungkan Selat Sunda.

Opsi pembangunan jembatan diambil setelah sebelumnya juga diusulkan pembangunan terowongan Selat Sunda. Pembangunan JSS dilakukan sebagai sarana penghubung alternatif bagi kelancaran transportasi untuk mengirimkan hasil bumi dari Sumatera ke Pulau Jawa. Rencananya JSS bakal dibangun 70 meter di atas permukaan laut dengan lebar 60 meter. Nantinya jalan ini dibagi menjadi enam jalur, yaitu masingmasing dua jalur untuk kereta api, kendaraan roda empat, dan roda dua.

Menurut perhitungan dalam rancangan pembangunan JSS, jembatan yang diyakini bakal memiliki panjang 27,4 km setidaknya memerlukan biaya total mencapai USD10 miliar atau sekitar Rp93 triliun. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Provinsi Banten Isbatullah Alibasja mengatakan, pihaknya menyambut baik sinyal yang diberikan pusat.

Menurut dia, keberadaan badan/tim penanganan percepatan proyek JSS lintas departemen di tingkat pusat sudah cukup. ?Tapi, kami dari daerah juga siap untuk dilibatkan, guna memudahkan kelancaran proyek tersebut. Tapi, kalau tidak dilibatkan, kami meminta nantinya hasil apapun bisa disosialisasikan ke daerah,? ujar dia.

Isbatullah menambahkan, pembangunan JSS sangat diharapkan bisa segera terealisasi. Sebab, keberadaan JSS akan mampu menyatukan dua kekuatan ekonomi nasional, Jawa, dan Sumatera. Namun, kata dia, pihaknya juga berharap pembangunan Pelabuhan Internasional Bojonegoro realisasinya dipercepat. ?Itu akan makin menyempurnakan, jadi perlu didorong,? kata dia. (zaenal muttaqin)

Sumber: www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/jembatan-selat-sunda-dibangun-akhir.html

Comments
Search
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

JSS Gallery

Polls

Apakah perlu percepatan Pembangunan Jembatan Selat Sunda
 
Jembatan Selat Sunda, Powered by SCBDnet