| Jembatan Selat Sunda Butuh Rp 90 Triliun |
| Breaking News | ||||||||
|
JAKARTA, SRIPO - Pemerintah kian serius merealisasikan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. Pembanguan jembatan diperkirakan membutuhkan biaya investasi sekitar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 90 Triliun (dengan asumsi 1 dolar AS = Rp 9.000), dan berasal dari pinjaman asing, terutama Cina. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan hingga saat ini progres rencana pembangunan jembatan telah berjalan. “Kita mendalami working group untuk memperlancar pembangunan jembatan,” kata Hatta di sela Conference and Exibition Infrastructure Asia 2010 di PRJ Kemayoran Jakarta, Kamis (15/4). Working group ini bertugas antara lain mengeluarkan rekomendasi besaran total pembiayaan jembatan, tekhnis jembatan, kawasan yang digunakan, luas lahan, dan sebagainya. “Baru itu yang sangat serius, dan swasta juga kita libatkan,” kata Hatta. Di tempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membenarkan pihaknya membentuk working group (kelompok kerja) mengkaji soal pembangunan JSS. Dia optimis pembangunan JSS bisa dimulai dalam tiga atau empat tahun ke depan. “Kami membuka kesempatan kepada pihak swasta lokal atau asing terlibat dalam pembangunan jembatan,” kata dia. Sementara itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dalam waktu tidak terlalu lama pemerintah akan mewujudkan rencana pengembangan jaringan koneksi infrastruktur antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. “Pemerintah telah menyiapkan jaringan infrastruktur jembatan Selat Sunda. Pembangunan jembatan ini terintegrasi dengan pengembangan wilayah di sekitarnya,” kata SBY. Jembatan Selat Sunda, lanjut Presiden, selain menghubungkan dua pulau besar dengan total populasi penduduk terbesar di Indonesia, juga dapat meningkatkan konektivitas sesama negara di Asia. Pembangunan jembatan itu akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi bersama di Asia. Pembangunan jembatan itu, akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi bersama di Asia. Mengingat pentingnya partisipasi pihak swasta dalam proyek jembatan ini, pemerintah Indonesia telah menawarkan proyek pembangunannya pada buku Public Private Partnership: Infrastructure Projects in Indonesia 2010-2014. Yudhoyono berharap, jembatan ini kelak mengikuti sesukses pembangunan infrastruktur yang prestisius dan monumental, jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura membentang sepanjang 5.438 meter itu, saat ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia. (Persda Network/yat/aco) sumber: www.sumselprov.go.id
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
|


