Home

Welcome!

PT Bangungraha

Sejahtera Mulia

proudly present:

SUNDA STRAIT BRIDGE website.

CopyRight © 2009 PT. BSM. 

All rights Reserved. 

September 2010 October 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

Who's Online

We have 17 guests online

Statistics

Content View Hits : 406616

Statistik Pengunjung

Locations of visitors to this page
Banner
Banner
Banner
Banner
   
Jembatan Selat Sunda Diharapkan Rampung 2017
Written by detikfinance.com   
Tuesday, April 13 2010 00:00

Jakarta - Jembatan Selat Sunda (JSS) akan mulai dibangun pada tahun 2012 dan diharapkan selesai pada tahun 2017. Pre-feasibility study atau studi kelayakan awalnya sedang dilakukan, sementara studi kelayakan sepenuhnya diharapkan selesai 1,5 tahun lagi.

Demikian disampaikan Deputi Sarana dan Prasarana Infrastruktur Deddy Supriadi Priatna usai mengikuti rakor di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (13/4/2010).

"Diperdalam dulu 1,5 tahun. Saya kira paling cepatfeasibility study dulu, 1,5 tahun, terus desain sehingga 2012 awal baru bisa dibangun, pertengahan lah, sehingga selesai 2017-2018," urai Deddy.

Ia menambahkan tim untuk pembangunan JSS belum dibentuk. Namun, tim nasional sudah dibentuk berdasarkan Perpres, tetapi harus dibuat sebuah working group dengan keputusan Menko Perekonomian.

 

Last Updated on Thursday, April 15 2010 13:35
Read more...
 
Jembatan Selat Sunda Dilirik 5 Investor Asing
Written by detikfinance.com   
Thursday, April 15 2010 12:55

Jakarta - PT Bangungraha Sejahtera Mulia (BSM) yang merupakan konsorsium pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) terdiri dari Pemda Lampung-Banten dan Artha Graha Network menyatakan bahwa proyek JSS setidaknya telah diminati oleh 5 investor asing, yaitu dari China, Jepang, Timur Tengah, Perancis, dan Korea.
 
Direktur Utama BSM Agung Prabowo mengatakan dari sekian investor yang berminat terhadap proyek pembangunan JSS hanya investor China yang benar-benar menunjukan keseriusannya menggarap mega proyek ini.
 
"Mereka (China) sangat tertarik, dan konsen melakukan pembicaraan dengan kita, mungkin mereka bergabung sebelum Feasibility Study," ucap Agung optimis saat ditemui di sela-sela acara Infrastructure 

Last Updated on Thursday, April 15 2010 13:26
Read more...
 
Proyek Fisik Jembatan Selat Sunda Dimulai 2012
Written by seputar-indonesia.com   
Thursday, February 11 2010 10:20

 JAKARTA (SI) – Pemerintah menargetkan pembangunan fisik Jembatan Selat Sunda (JSS) dimulai pada pertengahan 2012 setelah studi kelayakan (feasibility study) dilanjutkan oleh pihak pemrakarsa. 


”Sampai sekarang memang belum ada keputusan dari Tim Nasional JSS bahwa hasil studi yang dilakukan pemrakarsa sudah cukup untuk ditetapkan sebagai pemrakarsa atau tidak,” kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Supriadi Priatna di Jakarta kemarin. Dedy mengatakan, Bappenas memperkirakan kegiatan studi tersebut membutuhkan tambahan waktu hingga 1,5 tahun lagi.Tambahan ini untuk melengkapi hasil studi dasar laut karena hasil studi sebelumnya tidak lengkap. ”Itu sudah dipercepat dari dua tahun menjadi 1,5 tahun,”kata dia. 
Last Updated on Thursday, February 11 2010 10:23
Read more...
 
Komitmen Jakarta Tidak Otomatis Membuat Keterikatan dengan Asing Hilang
Written by kontan.co.id   
Wednesday, February 10 2010 00:00
Komitmen Jakarta

JAKARTA. Komitmen Jakarta alias Jakarta Commitment yang akan berlaku efektif mulai 2012 nanti, tidak serta-merta menghilangkan keterikatan Indonesia dengan negara dan lembaga keuangan internasional yang memberikan pinjaman atawa hibah.

Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S. Alisyahbana mengatakan, Jakarta Commitment yang diteken Pemerintah RI dengan 22 negara dan lembaga keuangan asing hanya mengurangi keterikatan. Sebab, "Mereka adalah partner of development (mitra pembangunan)," katanya, Senin (8/2).

Cuma, Armida bilang, pelaksanaan Jakarta Commitment yang ditandatangani pada 13 Januari 2009 lalu bakal membuat pembiayaan anggaran belanja negara, khususnya pembangunan proyek, bisa makin efektif. Dengan begitu, potensi overlapping dalam pembiayaan anggaran dapat lebih ditekan.

Menurut Armida, pembangunan infrastruktur besar sulit untuk lepas dari suntikan pinjaman asing, sekalipun usulan proyek datang dari negara kita. Contoh, pembangunan Jembatan Selat Sunda. "Bahwa nanti ketika pembangunan ada komponen asing, wajar saja, tapi bukan utama," tegas dia.

Sekadar informasi, pemberi pinjaman dan hibah dari para peneken Jakarta Commitment, antara lain Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), Japan International Cooperation Agency (JICA), dan Amerika Serikat. Dengan kesepakatan ini, penetapan rencana dan sasaran pembangunan yang memakai dana pinjaman atau hibah tetap menjadi wewenang Pemerintah Indonesia, bukan pemberi utang atau hibah.

Martina Prianti kontan

Sumber: www.kontan.co.id

Last Updated on Thursday, February 11 2010 11:17
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 3 of 17

Login Form



JSS Gallery

Polls

Apakah perlu percepatan Pembangunan Jembatan Selat Sunda
 
Banner
Banner
Banner

 

 

Banner
Banner
Banner

Designed by:
Free Wordpress themes Joomla Templates
Ecommerce hosting
Jembatan Selat Sunda, Powered by SCBDnet