|
Jembatan Selat Sunda dan 208 Feri |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, December 08 2009 10:09 |
|
KOMPAS.com — Dibutuhkan Rp 117 triliun untuk membangun Jembatan Selat Sunda, penghubung Pulau Jawa dan Sumatera. Benarkah kita memerlukan jembatan itu? Karena dana Rp 117 triliun itu cukup untuk membeli 208 kapal feri baru, yang setiap unit berbobot mati 4.000 ton dan mampu mengangkut ribuan orang.
Seandainya pembelian 208 kapal feri itu bukan mimpi, tentu bangsa ini tak terengah-engah melayani 200 lintas antarpulau. Apalagi, setelah 64 tahun merdeka, jumlah feri di Indonesia baru 210 unit. Minimnya jumlah feri sangat mengenaskan. Sebab, tiada negara lain di dunia yang memiliki ribuan pulau dalam bentang seluas Indonesia. Jarak dari Sabang (Aceh) hingga Merauke (Papua) sebanding jarak San Francisco di pantai barat hingga Miami di pantai timur AS.
Dalam bentang itu berserakan 8.000 pulau berpenghuni dari belasan ribu pulau yang ada. Jarak antarpulau umumnya kurang dari 50 mil (sekitar 80 kilometer) dengan gelombang laut yang relatif tenang (tinggi kurang dari 2 meter).
|
|
Last Updated on Tuesday, December 08 2009 10:26 |
|
Read more...
|
|
|
Produsen Baja Lokal Cemas Bahan Baku Impor |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, December 01 2009 00:00 |
|
VIVAnews - Produsen baja lokal khawatir baja yang digunakan untuk bahan baku pembangunan jembatan Selat Sunda berasal dari produk impor, terutama China.
Pasalnya, beberapa investor asing telah menyatakan ketertarikan untuk menanamkan modalnya dalam pembangunan jembatan senilai Rp 100 triliun tersebut.
Tercatat, investor dari Timur Tengah, China, dan Jepang telah menyatakan minatnya ikut membangun jembatan penghubung Sumatra dan Jawa itu.
Ketakutan produsen baja lokal cukup beralasan, karena seperti diketahui, setiap proyek yang didanai asing hampir dipastikan ada "pesanan" permintaan untuk mendatangkan bahan baku dari negara asal investor.
|
|
Last Updated on Saturday, December 05 2009 10:54 |
|
Read more...
|
|
Harga Tanah Anyer-Bakauheni Naik Karena Jembatan Selat Sunda |
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, December 03 2009 00:00 |
 Jakarta - Proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) hingga kini belum direalisasikan namun para spekulan tanah rupanya sudah mengincar kawasan dibangunnya JSS di Anyer dan Bakauheni.
Semenjak diumumkannya hasil pre feasibility study (Pre FS) program pembangunan JSS beberapa bulan lalu, harga tanah di dua lokasi itu melonjak tajam.
Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur Wiratman & Associates Multidiciplinary Consultants Wiratman Wangsadinata saat ditemui detikFinance di sela-sela acara Pameran Konstruksi Indonesia 2009 di JCC, Jakarta, Kamis (3/12/2009).
|
|
Last Updated on Friday, December 04 2009 10:32 |
|
Read more...
|
|
Krakatau Steel Siap Pasok Baja Jembatan Selat Sunda |
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, December 02 2009 00:00 |
|
JAKARTA--PT Krakatau Steel (Persero) menyatakan siap dilibatkan dalam proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda sebagai pemasok material konstruksi baja. "Jika diperlukan proyek tersebut bisa menggunakan baja produksi Krakatau Steel. Kita bisa sanggupi itu," kata Dirut Krakatau Steel, Fazwar Bujang, usai penandatangan Memorandum of Agreement (MOA) antara Krakatau Steel dengan Posco, di Gedung Deperin, Jakarta, Rabu. Menurut Fazwar, pihaknya akan menyambut baik jika dalam perjanjian dengan investor proyek tersebut nantinya bahan baja jembatan dipasok dari Krakatau Steel. Berdasarkan studi kelayakan awal (pra feasibility study) Artha Graha Network, nilai investasi Jembatan Selat Sunda diperkirakan sekitar Rp100 triliun. Jika pembangunannya terealisasi maka jembatan tersebut merupakan yang terpanjang di dunia yaitu sepanjang 30 kilometer. Meski begitu Fazwar melanjutkan, pembangunan Jembatan Selat Sunda butuh studi kelayakan mendalam, terkait dengan riset mengenai arus, penyelidikan geologi. Akan tetapi diutarakannya, persoalan pasokan baja sangat tergantung pada siapa yang menjadi investor di proyek tersebut. "Investor yang mendanai proyek biasanya akan membawa perusahaan pemasok baja sendiri," tandasnya. Terlepas dari pendanaan tegas Fazwar, Krakatau Steel sangat mampu memasok material baja untuk digunakan sebagai tiang jembatan, maupun bentuk baja lembaran.ant/kpo sumber: www.republika.co.id
|
|
Last Updated on Friday, December 04 2009 12:07 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 9 of 17 |