Gubernur se-Sumatra dalam rakor itu sepakat mempercepat pembangunan JSS sebagai alternatif penghubung pulau Sumatra dengan pulau Jawa selain Pelabuhan Bakuaheni-Merak.
Provinsi Lampung sebagai daerah hulu jembatan sepanjang 29 kilometer (km) memiliki andil yang besar dengan terus mendorong pemerintah pusat agar pembangunan JSS itu sebagai agenda prioritas.
"Pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan tim pembangunan jembatan itu, pada Januari 2010," kata Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, seperti dikutip “Antara”.
Pembangunan jembatan di Selat Sunda itu, masuk dalam program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II.
Sjachroedin menyebutkan, JSS yang menghubungkan pulau Sumatra dan Jawa dapat berdampak positif bagi percepatan pertumbuhan pembangunan ekonomi di Lampung. "Pembangunan jembatan ini bukan hanya untuk kepentingan Lampung dan Banten saja, melainkan juga untuk kepentingan nasional," ujar dia.
Menurut dia, potensi ekonomi dan percepatan pembangunan di Lampung maupun Sumatra dapat terpacu dengan JSS. Arus barang dan manusia Jawa-Sumatra pun semakin lancar dan aman. Keberadaan JSS kata dia, sangat penting untuk mengantisipasi semakin derasnya arus manusia, kendaraan, dan angkutan barang antar kedua pulau itu. (A-147)***
sumber: www.pikiran-rakyat.com