|
Jangka Panjang, Saham Semen Prospektif |
|
Written by inilah.com
|
|
Saturday, January 30 2010 00:00 |
 INILAH.COM, Jakarta - Saham sektor semen dalam jangka panjang cukup prospektif. Hal ini didorong mulainya pembangunan infrastruktur untuk tahun 2010 yang akan meningkatkan permintaan produk semen. Hal itu dikatakan analis saham Sinarmas Securities, Alfiansyah kepadaINILAH.COM di Jakarta kemarin. "Dalam jangka panjang saham semen akan sangat prospektif untuk saham sektor semen seperti Semen Gresik, Indocement termasuk Holcim," katanya. Apalagi dengan rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda maka akan meningkatkan permintaan produk semen ke depan. Sebab panjang Jembatan Selat Sunda lebih panjang dari Jembatan Suromadu di Surabaya yang 21 KM. Untuk saham Semen Gresik (SMGR) pada hari ini direkomendasikan beli dengan support 1 di level 7.700 dan support 2 di level 7.900 dari penutupan kemarin di level 8.100. Untuk resistan1 di level 8.200 dan resistant 2 di level 8.300 serta level cut loss di level 7.900. [hid] sumber: www.inilah.com
|
|
|
Jembatan Selat Sunda Bisa Mulai Tahun 2010 |
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, January 28 2010 00:00 |
|
Rabu, 27 Januari 2010 | 03:19 WIB Bandar Lampung, Kompas - Gubernur Lampung Sjachroedin ZP optimistis pembangunan Jembatan Selat Sunda yang diawali dengan pemancangan tiang pertama bisa dimulai pada akhir tahun 2010. Studi kelayakan pembangunan sudah mencapai 70 persen. ”Dari studi kelayakan itu, satu- satunya cara untuk menghubungkan Bakauheni-Merak secara lebih cepat adalah dengan membangun jembatan, bukan terowongan,” kata Sjachroedin dalam seminar bertema ”Lampung Menyongsong Jembatan Selat Sunda” di Bandar Lampung, Selasa (26/1).
|
|
Last Updated on Thursday, February 11 2010 11:30 |
|
Read more...
|
|
Proyek Jembatan Selat Sunda Perlu Kajian Setahun Lagi |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, January 26 2010 00:00 |
|
JAKARTA, KOMPAS.com — Realisasi proyek Jembatan Selat Sunda sepertinya masih perlu waktu lama. Pemerintah menilai studi kelayakan (feasibility study) proyek tersebut belum rinci. PT Bangungraha Sejahtera Mulia, anak perusahaan Artha Graha Network yang menggagas proyek ini, dinilai belum melakukan studi kelayakan secara lengkap. "Feasibility study yang disampaikan belum detail. Perlu dikaji satu hingga satu setengah tahun lagi," ujar Dedy S Priatna, Deputi Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), akhir pekan lalu.
|
|
Last Updated on Tuesday, February 02 2010 15:21 |
|
Read more...
|
|
Proyek Jembatan Selat Sunda Perlu Kajian Satu Tahun Lagi |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, January 26 2010 00:00 |
|
JAKARTA. Realisasi proyek Jembatan Selat Sunda sepertinya masih perlu waktu lama. Pemerintah menilai studi kelayakan (feasibility study) proyek tersebut belum rinci. PT Bangungraha Sejahtera Mulia, anak perusahaan Artha Graha Network yang menggagas proyek ini, dinilai belum melakukan studi kelayakan secara lengkap. "Feasibility study yang disampaikan belum detail. Perlu dikaji satu hingga satu setengah tahun lagi," papar Dedy S Priatna, Deputi Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), akhir pekan lalu. Maka, hingga saat ini pemerintah belum memutuskan investor mana yang akan dipilih untuk membangun proyek prestisius tersebut. Pasalnya, konsep proyek senilai Rp 100 triliun itu belum jelas.
|
|
Last Updated on Tuesday, February 02 2010 14:52 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 5 of 17 |