|
Dipilih Lagi, Atut Janji Bangun Jembatan Selat Sunda & Kilang Minyak |
|
Written by ms
|
|
Thursday, November 24 2011 00:00 |
Hasan Kurniawan - OkezoneKamis, 24 November 2011 12:48 wib  TANGERANG- Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2012-2017, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno membeberkan program kerja dalam 5 tahun ke depan.
"Saya akan meneruskan apa yang sudah dikerjakan, yakni membangun jembatan Selat Sunda," ujar Atut, kepada Okezone, Kamis (24/11/2011).
Ditambahkan, pihaknya juga sedang merencanakan pembangunan kilang minyak di Provinsi Banten. Hal itu masih dalam proses pembahasan lebih dalam. Namun, rancangannya sudah disetujui Pemerintah Pusat.
"Untuk pembangunan kilang minyak masih belum ditetapkan. Tapi ini menjadi bagian yang akan dikejar," tambahnya.
|
|
Last Updated on Friday, November 25 2011 18:09 |
|
Read more...
|
|
|
Pemerintah Optimistis Jembatan Selat Sunda Bisa Dibangun 2014 |
|
Written by ms
|
|
Friday, November 25 2011 18:00 |
|
Jumat, 25 November 2011 | 15:34 JAKARTA - Pemerintah tetap optimistis pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) akan dimulai 2014, meski peraturan presiden (Perpres) soal JSS hingga kini belum ada.
"Pembangunannya tetap sesuai jadwal, tidak mundur lah. Kami optimistis, meski Perpresnya sampai sekarang belum terbit," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto menjawab pers usai Sholat Jumat, di Jakarta.
Djoko menjelaskan, rancangan perpres tersebut saat ini tengah dievaluasi kembali di sekretariat kabinet, setelah sebelumnya dievaluasi dan ditandatanganinya serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
|
|
Read more...
|
|
Tak Ada Rencana Tunda Proyek Jembatan Selat Sunda |
|
Written by ms
|
|
Friday, November 25 2011 17:56 |
|
Laksono Hari W | Jumat, 25 November 2011 | 15:53 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Meski belum ada peraturan mengenai pembangunan jembatan Selat Sunda, pemerintah tetap optimistis dapat membangun jembatan penghubung Pulau Jawa dan Sumatera itu mulai 2014. "Pembangunannya tetap sesuai jadwal, tidak mundurlah. Kami optimistis, meski Perpres-nya sampai sekarang belum terbit," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Jumat (25/11/2011) di Jakarta. Djoko mengatakan, Kementerian PU masih berupaya agat penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pembangunan jembatan itu bisa segera dilakukan. Rancangan Perpres tersebut kini tengah dievaluasi kembali oleh Sekretariat Kabinet, setelah sebelumnya dievaluasi dan ditandatangani Menteri PU serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
|
|
Last Updated on Friday, November 25 2011 17:59 |
|
Read more...
|
|
Butuh 10 Tahun BangunJembatan Selat Sunda |
|
Written by ms
|
|
Tuesday, November 01 2011 14:41 |
|
Selasa, 1 November 2011 | 05:54 WIB Peraih gelar Perekayasa Utama Kehormatan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Wuratman Wangsadinata menyebutkan, pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) diperkirakan akan menghabiskan waktu selama 10 tahun. "Normalnya dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk pembangunan Jembatan Selat Sunda," katanya saat menyampaikan prastudi kelayakan yang telah diselesaikan oleh Wiratman dan Associates atas penugasan dari PT Bangungraha Sejahtera Mulia-Artha Graha Network. "Total biaya pembangunan dengan menggunakan standar harga pada 2009 diperkirakan mencapai sembilan miliar dolar AS," katanya. Biaya tersebut, dikatakan Wiratman belum memperhitungkan eskalasi harga, bunga bank serta tidak termasuk biaya untuk pengembangan wilayah Selat Sunda. Jembatan Selat Sunda direcananakan sepanjang sekitar 29 km akan terhubung dengan jalan tol Jakarta-Merak serta rencana jalan tol Cilegon-Ciwandan sepanjang 14 km dan rencana jalan tol Bakauheni-Bandar Lampung-Metro sepanjang sekitar 80 km.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 42 |